Tuesday, May 6, 2008

Sikap nyentrik JK. Rowling, karena rasa cintanya

Ada beberapa hal yang unik berkaitan dengan peluncuran Harry Potter yang terakhir. Buku yang telah dinanti nanti jutaan penggemarnya itu telah menguras begitu banyak emosi Jk Rowling. 


Ketujuh buku Harry Potter rupanya telah menjadi belahan jiwa JK Rowling sendiri. Serasa ditinggal soulmatenya JK Rowling mengucurkan airmata saat launching 
Harry Potter and the deathly hollows. 
Mungkin rasanya sangat aneh dan campu aduk bagi JK Rowling. Rasa sangat 
sedih, terharu, dan bahagia pastinya yang dialami penulis ini. Namun perasaan yang paling kuat
adalah kesedihan karena harus berpisah dengan Harry Potter yang telah menemaninya selama
17 tahun.  


"Menyelesaikan buku itu merupakan perpisahan terburuk dalam hidup saya, jauh lebih buruk daripada bercerai dengan seorang pria," tutur wanita berusia 42 tahun itu kepada hadirin di Hotel Dorchester untuk menerima penghargaan South Bank Show.

"Namun juga merupakan suatu keindahan untuk berhenti dan menarik nafas dan berpikir. Tuhanku, lihat apa yang terjadi dengan ide yang saya peroleh 17 tahun silam dalam kereta api."

Selain berpisahnya JK rowling dengan tokoh khayalan ciptaannya sendiri, ada kejadian unik juga mengenai buku ketujuh tersebut. Ia telah menolak pencetakan buku terakhirnya dalam bahasa Finlandia dengan kertas lokal, sehubungan kertas tersebut tidak memenuhi sertifikasi ekologis FSC, penerbitnya menyatakan Rabu.

Finlandia merupakan salah satu produsen kertas terbesar dunia, namun Rowling bersikeras agar pencetak mengimpor kertas yang lebih ramah lingkungan untuk publikasi buku terakhir dan ketujuh dalam serialnya, HARRY POTTER AND THE DEATHLY HALLOWS.

Kertas Finlandia telah berlabel, namun bukan sertifikat Forest Stewardship Council (FSC) yang diminta Rowling, kata Sinikka Partanen, juru bicara Tammi publishing house, kepada AFP.

"Buku HARRY POTTER pertama di Finlandia dicetak dengan kertas daur ulang. Kali ini permintaannya lebih spesifik lagi," tutur Partanen.

FSC adalah tanda persetujuan ekologis yang menjamin agar sebuah produk yang berasal dari kayu telah diproduksi sesuai dengan ketentuan pengembangan hutan secara berkelanjutan.

"Ketersediaan produk FSC di Finlandia masih buruk sekali. Kami terutama sekali menggunakan skema Program bagi Dukungan Sertifikasi Hutan, namun kami sungguh-sungguh mempromosikan kehutanan yang berkelanjutan. Kami juga berupaya mempromosikan FSC," kata Antti Otsamo dari Federasi Industri Kehutanan Finlandia.

Rasanya memang, Harry Potter terakhir ini sangatlah spesial. Berbagai penggemarnya yang fanatik menyambut dengan berbagai cara. Salah satunya adalah Steven vander. ia terkena impasnya juga terhadap protek
 dan rasa CINTA Jk Rowling pada apa pun yang berhubungan dengan novelnya.



J.K Rowling selaku pengarang Harry Potter melancarkan gugatan hukum di pengadilan New York terkait publikasi tentang buku Harry Potter di situs internet. Rowling meminta rencana publikasi 'Harry Potter Lexicon', ensiklopedi online di www.hp-lexicon.org tentang analisis bahasa Harry Potter ke dalam bentuk cetak, segera dihentikan. Situs tersebut dibesut oleh Steven Vander Ark, seorang pustakawan yang sebenarnya salah satu penggemar fanatik Harry Potter. Situs ini juga cukup terkenal di kalangan penyuka Harry Potter.

Rowling menuding Vander Ark ingin mengeruk untung dari popularitas Harry Potter. Alasannya, publikasi online ini akan mulai diperjualbelikan dalam bentuk buku. Hal inilah yang membuat Rowling meradang.

"Berbeda dengan situs biasa yang hanya ditujukan untuk membantu penggemar Harry Potter. Dalam kasus ini, memang ada usaha untuk meraih untung dengan mengeksploitasi kreativitas J.K Rowling," demikian ungkap Paul Callan, profesor media di Seton Hall University mengomentari kasus itu.

Hm.. well, ada-ada saja ya... :P